Hujan besar tak menyurutkan langkah Saya dan istri, untuk memeriksa kandungan yang insyaAllah Hampir genap 8 Bulan. karena memang sedari sore, kami sudah punya janji untuk bertemu, melalui asistennya di Klinik.

Setelah sampai diklinik,  Seperti umumnya para pasien , Saya pun dan istri menunggu, Sang dokter yang katanya lagi Operasi. “Mudah mudahan si pasien yang di operasi , selamat, ” Pikirku. Anda kan tau sendiri , kalau pasien selamat, itu pasti sudah kerjaan dokter hebat, tapi jangan tanya kedokter, kalau gak selamat, Dia (pasti )dengan enteng bilang ” Maaf bu , Kami sudah berusaha, tapi tuhan berkehendak lain”., dan ( Ini  bagian yang paling saya tidak suka), kita masih tetep bayar,,!!

Padahal Menurut teman saya ,pernyataan dokter tidak berlaku bagi profesi selain dokter, Kalau Komputer milik dokter rusak, dan sudah diperbaiki, dan masih tetap rusak, gak mungkin kan kita bilang ; ” Maaf Pak ,komputer milik Bapak sudah saya perbaiki, namun sayang Tuhan berkehendak lain..!, kemungkinan tuh dokter ngloyor gak mau bayar…hi..hi..hi..

Dokter memang seperti dewa, Tangannya berpengaruh sekali menyelamatkan banyak nyawa. Kalau di dalam Mitologi Yunani , mungkin dia termasuk golongan kasta teratas, Ataegina, dewi kesehatan, bulan, dan kelahiran kembali (tema signifikan dalam agama Lusitania),nongkrong bareng Dewa tertinggi (utama), Endovelicus.Saking mirif dewanya tuh dokter, hampir sebagian manusia percaya yang dikatakanya, pokoknya begitu…

o ya.., kita kembali ke klinik,

setelah menunggu sekian lama (terasa lama ), Alhamdulilah sang asisten dokter, akhirnya ngasih informasi, yang mententramkan, kalau dokter bisa datang nanti selepas Magrib ( Loh padahal Kami sudah menungu dari sehabis asar ). Akhirnya dengan penuh kesabaran yang dipaksakan , Kami pun jalan jalan dulu, mencari sesuatu di Mall, sambil nunggu datangnya magrib.

Magrib pun tiba ( Selaku orang Religius, Shalat dong !), Kami pun bergegas Ke Klinik , Kasihan ,takut Pak Dewa..Eh Dokter nunggu pasien ( Mustahil ). Supaya lebih dreamatis…Perjalanan Kami diiring Hujan lebat dan Halilintar,Suaranya besar mengelegar, mungkin membuat anakku didalam perut ibunya takut..

Tapi apa yang terjadi ??..”Maaf pak pak dokternya , tidak kesini, dirumahsakit lagi banyak Operasi, lagipula katanya hujan lebat, Ibu bisa kesini lagi besok jam 14.30….,bla..bla…bla

Hah,,,, Dokter memang Dewa..!!

Rangkasbitung, Desember 12 ,2012.